Senin, 28 November 2011

caraku mencintaimu

ini merupakan jawaban dari kegalauan hati ku belakangan ini tentang hadirnya.., yach puisi yang cukup mengobati luka dari rasa perih yang setiap hari dicuekin, tapi apalah daya.., 



hhehe ga pengen bermelow2 siih untuk kali ini sudah cukup rasa  galau yang ku rasa semoga cepat sembuh 

This is



Caraku Mencintaimu....

Dengan tak menghubungimu,

Tak juga mengirim pesan untuk menanyakan kabarmu,

dan bahkan sekedar chatting untuk menyapamu,

Aku mencintaimu dengan menjauh darimu,

Bukan karena aku membencimu,

Namun karena aku ingin menjagamu dan menjaga diriku sendiri dari khalwat yang menjebak,



Aku mencintaimu dengan menjaga diriku dan dirimu,

Menjaga kesucianku dan kesucianmu,

Menjaga kehormatanku dan kehormatanmu,

Menjaga kebeningan hatiku dan hatimu,
ya......



Beginilah caraku mencintaimu,

Mencintaimu dalam diamku,

Karena diamku adalah bukti cintaku padamu..


Dan sekarang, Keadaan menegurku,
Sehingga dapat membantu, menyadarkanku dari kesalahan yang telah aku perbuat,
Meskipun pesonamu terhadapku belum pulih,
belum pulih..


Aku tak bisa memungkiri, bahwa setiap manusia pasti akan merasakan fitrahnya,

termasuk permasalahan ketertarikannya terhadap lawan jenis,
maka jika harus demikian,

untuk apa jika hati ini aku tambatkan kepada siapa yang bukan orangnya nanti,

jika memang hati ini sangat peka terhadap pengaruh diri yang memilikinya ketika hati ini 
salah dalam pengelolaanya,



Oleh karenanya,

jika aku harus mencintai lawan jenis adalah fitrahku sebagai manusia, maka aku akan 


mencoba untuk mencintai siapa yang akan menikah denganku nanti,

walaupun aku belum pernah bertemu dengannya,

lantaran pasti Allah akan mempertemukanku dengannya,

sehingga usahaku yang sia-sia akan cenderung berkurang di dalam lingkup fitrahku,
InsyaALLAH..


Kalau saja Allah menjadikan aku menikah dengan seorang laki-laki yang ditakdirkan Allah kepadaku,

maka untuk apa aku berharap dan menghabiskan waktuku kepada yang lainnya,

yang belum tentu akan menjadi suami ku kelak,

sedangkan hati ini mudah terdominasi dengan sesuatu hal yang lain,.



Dan rasa ketertarikanku cukuplah akan aku tumpahkan kepada suami ku kelak..



Yaa Allah, sucikanlah hatiku hanya untuk siapa yang pantas menempatinya dengan keridhoanMu, cukup dia sajalah yang aku cintai karena aku tidak menginginkan keburukan ketika aku berbuat salah terhadap hatiku,

amiiin.. 
terimakasih mas telah mengajarkanku cara mencintaimu dengan sempurna.,  

Minggu, 13 November 2011

Emotion

macem-macem emotion yang bisa di pakai buat mengekspresikan tulisan-tulisan .., penting ga penting dibuat penting aje deeh yaa.., dari pada nulis ga ada emotion.nya ntar dikira ngobrol ama robot.., (^0^)
chek this out!! 

(^_^) atau (^-^) = Tersenyum
(^0^) = Tertawa lebar
(^.^) = Senyum simpul
\(^0^0)/ = Bersorak riang
(^3^) = Berseru
(*^-^*) = Senyum malu, tersipu
(o^-^o) = Senyum merona
("-"Wink = Merasa terganggu
(-_-;Wink = Gugup
f(^_^) = Garuk garu kepala
(T_T) = Menangis
( ;_; ) = Menitikkan air mata
(" ~ ") = Manyun
(>_<) = Geram
(-_-#) = Marah
(+_+) = BeTe
(x_x) = Pusing
(x_x#) = Pusing habis dipukuli
(?_?)...??? = Bertanya-tanya dalam hati
(@_@) = Melotot, Heran
( _ _ )..zzZZ = Tidur
( _ _ ")..zzZZ = Bosan sampai ketiduran
m( _ _ )m = Memohon
w(^ _ ^) = Mendengarkan
(*^3^) = Mencium
(*^.^*) = Dicium
(=_=) atau (#^ ^#) = Malu sampai tersipu-sipu
( _ _ ) ..ooOO = Bermimpi
Ø(. .) = Menulis
((( (((;^ ^) = Berlari
C=C=(;' _') = Tergesa-gesa
(o_ _)o = Putus asa
(^ _^)d = Acungkan jempol
(^ _^)V = Tanda peace
(p^ ^)p = Ngajak brantem
y(^o^)y~~~ = Merokok

Minggu, 25 September 2011

kami Perempuan "BIASA"


Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian tidaklah setampan Leonardo Dicaprio, tapi tolong mengertilah itu sama sekali bukan masalah bagi kami, saat kami memuja-muja pemuda seperti itu, itulah pujian dan pujaan, tapi hati kami sungguhnya telah terikat oleh kalian, tuan. Mungkin saat itu kami hanya ingin tau apa pendapat kalian jika kami jatuh cinta pada orang lain, semacam mengukur tingkat kecemburuan kalian.

Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian tidaklah semenakjubkan John Nash atau sebrillian Isaac Newton, namun kami sebenarnya sangat menghargai bantuan kecil dari kalian meskipun hanya membantu mencarikan artikel dari internet, kami ingin menunjukkan pada kalian bahwa kalian lebih kami percayakan daripada Newton atau Galileo.

Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian tidaklah segagah Achilles pada film Troy, maka itu kami tidak pernah minta kalian mengikuti program peng six-pack an tubuh atau kontes L-men. Namun dengan kalian berhenti dan tidak pernah merokok, kami sangat akan memilih kalian dari Achilles manapun. Menyuruh kalian berhenti merokok adalah untuk meyakinkan diri kami bahwa kalian lebih gagah dari Achilles (karena tentu kalian akan kalah beradu pedang dengan Achilles bukan?).

Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian bukan Pangeran dengan kuda putih yang akan melawan naga demi kami, karena kami pun bukan putri tidurnya, dan maka dari itu kami tidak pernah minta kalian melawan preman pasar yang pernah menggoda kami waktu lalu, tapi setidaknya, mengertilah tanpa kami harus minta, saat hujan lebat datang dan dirumah sedang mati lampu dan ayah ibu belum datang, kami hanya dapat mengandalkan kalian, maka itu temani kami walau hanya dengan sms dan telepon, karena menurut kami, berbincang dengan kalian adalah melegakan, maka itu jangan trade off (tukar) keadaan seperti itu dengan Game PES 2010 terbaru kalian itu (sangat mengesalkan! )

Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian bukanlah bayi yang harus diingatkan hal ini dan itu setiap waktunya, tapi mengertilah bahwa kami sangat merisaukan anda, kenapa kami mengingatkan kalian makan atau sembahyang, itu karena tepat saat itu, kami baru saja hendak makan atau sembahyang, maka itu saat kalian bertanya kembali atau mengingatkan kembali, kami akan jawab “iya, bentar lagi nih”

Kami, para wanita tau kalian bukanlah Romi Rafael yang pandai menyulap saputangan menjadi bunga, maka itu kami tidak pernah meminta hal hal semacam itu, namun mengertilah bahwa melihat bunga rose di pinggiran jalan itu menggoda hati kami, bahkan meski kami tidak suka bunga, pemberian kalian akan menjadi hal yang kami sukai, karena kami sebenarnya hanya sangat ingin menyimpan kalian saat itu, setelah malam kalian antar kami pulang, namun kami tahu kita harus berpisah saat itu.

Kami, para wanita tau kalian bukanlah Mr. Bean yang dapat membuat kami tertawa terbahak saat sedang bosan, maka itu jangan coba-coba menjadi juru selamat untuk mencoba membuat kami tertawa saat itu, karena kami tau kalian tidak mampu sekocak Mr. Bean dan malah hanya akan memperkeruh suasana, yang kami inginkan saat itu hanyalah memastikan kalian ada disamping kami saat masa-masa sulit meski hanya dengan senyuman menenangkan.

Kami, para wanita juga tau kalian bukanlah pemuda seperti Edward Cullen yang akan segera datang dengan Volvo saat kami diganggu oleh preman jalanan, namun setidaknya, pastikan kami aman bersama kalian saat itu dengan tidak membawa kami pulang terlalu larut dan mengantarkan kami sampai depan pintu rumah dan bertemu ayah ibu, (jangan hanya sampai depan gang, hey, tuan!)

Kami, para wanita tau kalian tidak akan bisa seperti ibu kami yang dapat menghentikan tangisan kami, namun tolong mengerti, saat kami menangis dihadapanmu, kami bukan sedang ingin dihentikan tangisannya, justru kami sangat ingin kalian dihadapan kami menampung berapa banyak air mata yang kami punya, atau sekedar melihat apa reaksi kalian melihat kami yang –menurut kami- akan terlihat jelek saat menangis

Kami, para wanita tau juga sebenarnya, bahwa kalian tidak akan punya jawaban yang benar atas pertanyaan, “aku gendut ya?”, kami sungguh tau, tapi saat itu kami hanya ingin tau, apa pendapat kalian tentang kami yang pagi tadi baru bercermin dan sedang merasa tidak secantik Kristen Stewart.

Kami tau, kalian adalah makhluk bodoh yang tidak peka dan terlalu lugu untuk percaya pada setiap hal yang kami katakan, tapi mengertilah bahwa saat kalian bertanya “baik-baik aja?” dan kami jawab “iya, aku baik-baik aja” itu adalah bahasa kami untuk menyatakan keadaan kami yang sedang tidak baik namun kami masih menganggap kalian adalah malaikat penyelamat yang mampu mengatasi ketidak-baik- baikan kami saat itu tanpa kami beritau, (tentu mestinya kalian sadari jika kami memang benar sedang baik-baik saja kami akan menambahkan perkataan seperti “iya aku baik-baik aja, malah tadi aku di kampus ketemu dengan dosen yang itu lho….*bla.bla. bla”)

Iya, kami sepertinya tau apa yang kalian pikirkan tentang kami yang begitu merepotkan. Tapi begitulah kami, akan selalu merepotkan kalian, tuan. Hal ini bukan sesuatu yang kami banggakan, namun inilah bahasa kami untuk mempercayakan hati kami pada kalian, jika kalian bukanlah pemuda yang kami percayakan dan kami butuhkan, tentu saja yang kami repotkan dan persulitkan bukan kalian. Kami makhluk yang amat perasa dan gampang merasa “tidak enak”. Kami enggan merepotkan “orang lain”.

Jika kami merepotkan dan menyusahkan, berarti kami menganggap anda bukanlah orang lain, tuan.

Kami tidak senang bermain-main, tuan pemuda. Maka tolong jaga hati yang kami percayakan ini. Kami mungkin mudah berbesar hati atau “ge er”, tapi sekali kami menaruh hati kami pada satu pemuda, butuh waktu yang lebih lama dari menemukan lampu bohlam untuk menghilangkannya (bukan melupakan).

Kami akan sulit menerima hati baru setelah itu, karena kami harus membiasakan diri lagi. Padahal kami sudah terbiasa dengan anda, terbiasa melakukan semuanya dengan anda. Maka tolong, mengertilah tuan. Karena kami, wanita sungguh sangat tau sebenarnya kalian, pemuda, dapat mengatasi semua tingkah kami yang merepotkan ini...


sumber: dari segala sumber… ^^? ^^/

Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

Blogger Template by Blogcrowds